السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
THE Tiger Of Dragon

Kamis, 28 Maret 2013

Ilmu dan Mantra Pelet Bujang Gadis

Ilmu dan Mantra Pelet Bujang Gadis dari Lampung
Sriwijaya Post - Minggu, 14 Oktober 2012 10:23 WIB
PELLL.JPG
Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.
Kertas berisikan mantra bujang-gadis yang berbentuk memanjang, koleksi dari Museum Negeri Provinsi Lampung "Ruwa Jurai", Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Berita Terkait
SRIPOKU.COM-“Lamun anak Sulaiman, kasihini aku Siti Fatimah,” demikian kira-kira bunyi sepenggal lantunan mantra bujang-gadis seperti diungkapkan Oki Laksito, staf di Museum Negeri Provinsi Lampung “Ruwa Jurai”.

Secarik kertas usang bergambar dan bertuliskan aksara Lampung yang sudah uzur. Kertas ini menarik perhatian karena bentuknya yang memanjang dan terdiri dari gambar maupun aksara Lampung. Berbeda dengan kertas-kertas kuno lainnya.

“Ini dipakai sebagai mantra kuno, yah semacam pelet, supaya orang yang  kita sukai juga suka dengan kita,” cerita Oki.

Naskah itu terdiri dari enam halaman. Empat halaman pertama tergambar sosok laki-laki. Menurut Oki, si pembuat naskah itu adalah perempuan. Ia harus menggambarkan kesukaan laki-laki yang diincarnya ke kertas tersebut.

Maka, tergambarlah sosok laki-laki itu empat halaman pertama yang menunjukkan si laki-laki hobi memancing, senang berpesta, hingga pandai  bergaul. Baru kemudian di dua sisa halaman dituliskan mantra dalam aksara Lampung.

“Ini ditemukan di Desa Hanakau, Lampung Barat,” tutur Oki.

Namun, ini bukan sekadar mantra. Ada makna mendalam di baliknya. Baik naskah mantra bujang-gadis, maupun naskah kuno lainnya yang ditulis di media kulit kayu, bambu, hingga daun lontar, banyak yang menggunakan aksara Lampung. Ini membuktikan Lampung menjadi salah satu suku dari sembilan suku di Indonesia yang memiliki aksara.

Dari harimau sampai jalur sutera
Mantra bujang-gadis hanya satu dari koleksi-koleksi menarik lainnya di museum ini. Di lantai satu sebelah kiri, pengunjung dapat melihat sejarah alam dengan binatang-binatang langka yang hidup di Lampung lengkap dengan efek suara suasana hutan.

Masih di ruangan yang sama, tampak diorama letusan Gunung Krakatau di tahun 1883 yang menjadi legenda dunia. Selanjutnya adalah ruang koleksi berupa menhir, arca, hingga fosil manusia purba. Setelah itu beranjak ke ruangan sebelah kanan dari pintu masuk museum tersebut.

Ruang sejarah klasik Hindu Buddha mengawali pameran koleksi museum. Di sini, pengunjung bisa melihat prasasti bungkuk dan prasasti Palas Pasemah yang merupakan tertua dan berasal dari abad ke-7 Masehi pada masa Kerajaan Sriwijaya dan dipercaya sebagai cikal bakal berkembangnya tradisi tulis.

Belanjut kemudian adalah ruangan sejarah Islam yang menampilkan aneka  koleksi bernuansa Islam seperti kalirafi, prasasti, dan keramik. Islam diperkirakan masuk ke Lampung di abad ke-16 Masehi. Selanjutnya adalah ruangan filologika yang berisikan naskah-naskah kuno, salah satunya mantra bujang-gadis.

Selanjutnya adalah ruang sejarah zaman kolonial yang menampilkan beragam senjata perang baik dari pihak Belanda maupun berbagai senjata di nusantara. Salah satunya adalah pedang milik Radin Inten II, pahlawan asal Lampung yang berjuang melawan kolonial.

Keramik-keramik dari China, Eropa, maupun Jepang, ditampilkan di ruang kramalogika. Sementara di ruang numismatika dan heraldika, pengunjung bisa melihat uang kertas kuno hingga surat berharga dan stempel yang pernah digunakan di Lampung.

Terakhir adalah ruang jalur sutra yaitu jalur perdagangan dunia di abad empat sampai tujuh belas masehi. Jalur ini melintasi Lampung sebagai penghasil kopi dan lada. Hingga kini, Lampung masih menjadi pengekspor kopi terbesar di Indonesia.

Pepadun dan Saibatin
Dua suku asli Lampung ditampilkan di ruang pameran yang berada di lantai dua. Pepadun merupakan suku di pedalaman, sedangkan Saibatin di daerah pesisir. Dalam ruang pameran, pengunjung bisa melihat tradisi dua suku tersebut mulai dari kelahiran sampai kematian.

Salah satu yang menarik adalah tradisi serah sepi bilah atau asah gigi. Baik dari suku Pepadun maupun Saibatin menerapkan tradisi tersebut. Serah sepi bilah merupakan tradisi meratakan gigi yang memiliki makna pengendalian diri terhadap enam musuh dalam diri manusia.

Enam musuh yang dimaksud adalah hawa nafsu berlebihan, sifat rakus, amarah, mabuk, kebingungan, dan iri hati. Upacara tersebut diadakan saat  si anak memasuki masa remaja. Tradisi serah sepi bilah sudah ada sejak masa Hindu di Lampung.

Koleksi menarik lainnya adalah kain tapis. Ya, kain tapis memang lekat pada masyarakat Lampung. Kain tapis merupakan tenun ikat yang diberikan sulaman dengan motif-motif tertentu. Pada suku Saibatin, kain tapis disebut sebagaik kain inuh.

Motif-motif yang hadir bisa berupa pohon, lajur, riak gelombak dan binatang laut, tunas dan sulur daun, hingga motif kapal. Masyarakat sekitar pantai barat Lampung atau daerah Krui menyebut kain tenun dengan motif kapal sebagai istilah pelepal atau taber.

Rumah tua
Tepat di bagian depan museum terdapat rumah panggung tradisional khas Lampung. Rumah tua tersebut berasal dari Desa Kenali, Lampung Barat. Oleh karena itu, rumah tersebut disebut sebagai Rumah Kenali.

“Usianya sudah 325 tahun. Rumah itu kita datangkan langsung dari Desa Kenali. Sebagian kayunya  yang sebagai fondasi kami ganti, tapi sisanya masih asli,” kata Oki.

Tak hanya rumahnya, lumbung pun dibawa serta. Ada hal unik dari lumbung tersebut. Di bagian pintu terdapat alarm tradisional. Pencuri yang nekat membuka pintunya akan terkena panah beracun. Sebuah pasak dipasang di depan pintu. Jika terinjak, maka panah meluncur.

“Tidak mematikan. Biasanya si pencuri jadi kaku tangannya. Yang pasang alarm adalah anak laki-laki tertua di rumah itu dan hanya si anak itu yang tahu di mana dia taruh pijakan pemicu alarm. Bapaknya pun tidak tahu,” cerita Oki.

Berkeliling di museum ini memang tak cukup hanya satu hari. Apalagi jika  Anda dipanduk oleh petugas museum. Oleh karena itu, pihak museum juga menyediakan aneka program menarik. Dengan maksimal 10  orang, peserta bisa bebas menyentuh alat peraga yang disediakan.

“Ada lima paket yang kami sediakan sesuai temanya, mulai dari masyarakat prasejarah, Hindu Buddha, Islam, tentang tenun, dan tentang Radin Inten II. Inilah uniknya museum kami, satu-satunya museum yang koleksinya bisa disentuh. The museum that you can touch anything,”  ungkap Oki berpromosi.

Memang, tak semua yang bisa disentuh, hanya alat-alat peraga tertentu saja. Tak heran, semboyan yang dilontarkan pun “anything” bukan “everything”. Oki menuturkan beberapa koleksi bisa disentuh karena proses konservasi tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh manusia.


Museum Negeri Provinsi Lampung “Ruwa Jurai” bisa jadi salah satu museum provinsi terbaik di Indonesia. Museum yang baru saja mengalami proses revitalisasi tersebut, mendapatkan wajah baru di bulan Juli kemarin.

Museum ini hadir dengan tampilan yang lebih rapi dan nyaman. Tata cahaya setiap koleksi yang dramatis dan koleksi dibagi seturut masa maupun sesuai budaya, hingga mudah dipahami pengunjung. Belum lagi ada efek suara di salah satu ruangan.

Di bagian depan, peta menunjukkan pembagian ruangan. Jangan lupa berbelanja suvenir di area masuk. Layar televisi tak sekadar pajangan, namun menampilkan dokumentasi tentang isi museum maupun tentang Lampung itu sendiri.

Semuanya tampil apik dan menawan. Jangan kaget dengan harga tiket masuknya, hanya Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 500 untuk anak-anak. Museum ini hanya buka hingga pukul 14.00 dari pukul 08.00. Khusus di  hari Jumat, buka dari pukul 08.00 hingga 10.30.

Sementara untuk jasa paket pembelajaran museum hanya Rp 2.500 per orang untuk tiga jam pelajaran. Jika Anda penggemar sejarah maupun budaya, museum ini wajib dikunjungi. Pesonanya akan “memelet” Anda layaknya mantra bujang-gadis.

JADWAL MOTO GP 2013

DateGrand PrixCircuit
07 AprilQatar*Doha/Losail
21 AprilAmericasAustin
05 MaySpainJerez de la Frontera
19 MayFranceLe Mans
2 JuneItalyMugello
16 JuneCatalunyaCircuit de Catalunya
29 JuneNetherlands**TT Assen
14 JulyGermanySachsenring
21 JulyUnited States***Laguna Seca
18 AugustIndianapolisIndianapolis
25 AugustCzech RepublicBrno
01 SeptemberGreat BritainSilverstone
15 SeptemberSan Marino & Riviera di Rimini Marco Simoncelli Misano
29 SeptemberAragónMotorLand Aragón
13 OctoberMalaysiaSepang
20 OctoberAustraliaPhillip Island
27 OctoberJapanMotegi
10 NovemberValenciaRicardo Tormo-Valencia

Ket : 
* Balapan malam
** Balapan hari sabtu
*** Hanya kelas motogp

Rabu, 27 Maret 2013

QYTA TRANS - PURWOKERTO (RukoBancarKembar)-KROYA-CILACAP-SEMARANG (GUSMAN FITRA)











Qyta TRANS ~ SHUTTLE & TRAVEL PURWOKERTO - CILACAP PP VIA KROYA dan PURWOKERTO TO SEMARANG EKSEKUTIF (Armada Luxio dan ELF) Kapasitas full 5 & 9 orang @25.000 - 06.00 - 07.30 - 09.00 - 10.30 - 12.30 - 14.00 - 15.30 - 17.00 - 18.30 -19.30 " Jl HR BUNYAMIN ruko BANCARKEMBAR NO 7 PURWOKERTO 0281 641333 " Jl GATOT SUBROTO 23a CILACAP 0282 5552221 CP 087837128999
CSO :PIN BB 21199683
QYTA TRANS SEMARANG WPC (Wakaf Produktif Center) Jalan Arteri Soekarno-Hatta no.B9 Semarang
Telp: 024- 70000242 Hotline : 0857 9979 9800


Jumat, 15 Maret 2013

QYTA TRANS - PURWOKERTO (RukoBancarKembar) 1





DRIVER : ASEP, EKO, KIKI, ARY, YULI, ADHIMAS, ERWIN,
OWNER QYTA TRANS : GUSMAN FITRA
PROMOTOR : ADHIMAS

QYTA TRANS - PURWOKERTO (RukoBancarKembar) 2 (Owner: GUSMAN FITRA & Promotor ADIMAS)




















Qyta TRANS ~ SHUTTLE & TRAVEL PURWOKERTO - CILACAP PP EKSEKUTIF (Armada Luxio dab ELF) Kapasitas full 5 & 9 orang @25.000 - 06.00 - 07.30 - 09.00 - 10.30 - 12.30 - 14.00 - 15.30 - 17.00 - 18.30 -19.30 " Jl HR BUNYAMIN ruko BANCARKEMBAR NO 7 PURWOKERTO 0281 641333 " Jl GATOT SUBROTO 23a CILACAP 0282 5552221 CP 087837128999

QYTA TRANS - PURWOKERTO (RukoBancarKembar)

Jumat, 08 Maret 2013

Benteng Marlborough Bengkulu, Indonesia

Tentang Benteng Marlborough

Benteng MarlboroughBenteng Marlborough merupakan benteng terbesar yang dibangun oleh kolonial Inggris di Asia Tenggara dan terletak di pusat kota Bengkulu yang menghadap ke laut. Benteng Marlborouh berukuran 240 x 170 meter dan berbentuk persegi. Meskipun terlihat mengesankan, Benteng Marlborough hanya di gunakan dua kali yaitu pada masa pemberontakan oleh orang Indonesia (1719) dan oleh Perancis tahun 1760.
Pasukan Inggris datang ke Bengkulu (Bengcoolen sebutan orang Inggris) pada tahun 1685 dan mendirikan pos perdagangan lada. Hampir dua puluh tahun kemudian pada tahun 1713, pada masa kepemimpinan gubernur Yusuf Callet, mereka melakukan pembangunan benteng yang selesai sekitar enam tahun.
Inggris melakukan kegiatan ekonomi di Bengkulu dengan bisnis Perdagangan lada karena kurangnya lada di tanah sekitar. Inggris bersikeras untuk tinggal dan bertahan di Bengkulu selama 100 tahun 1825 meskipun di bawah perjanjian Anglo-Belanda 1824, Bengkulu dipindahkan ke Belanda.
Presiden Soekarno kemudian diinterogasi oleh Belanda selama beberapa jam di salah satu sel setelah penangkapannya pada tahun 1929. Belanda meninggalkan Bengkulu setelah Perang Dunia Kedua dan kemudian polisi Indonesia menggunakan benteng ini, setelah merdeka. Benteng Marlborough direnovasi besar- besaran pada tahun 1977 yang kemudian menjadikannya sebuah museum.
Benteng ini terletak di sebuah bukit kecil yang menghadap laut. Di dalamnya terdapat sebuah penjara, penyimpanan amunisi, barak tentara dan sebuah terowongan menuju ke luar benteng. Pintu masuk benteng terbuat dari logam besar dan tebal. Terdapat pula jembatan dengan panjang 10 meter dan pintu lain. Di balik pintu itu adalah pusat penjara dan barak yang berada di dalam benteng. Tidak ada bangunan di halaman, penjara, tempat tinggal, dapur dan kantor-kantor dibangun terpisah. Adajuga tangga ke lantai atas, dan kamu bisa menghadap ke Samudera Hindia, di lantai atas juga terdapat beberapa meriam tua dan masih asli.